Anton menarik-ulur benang layangannya dgn handal, gesit sekali ia melakukannya. Ia mendongak ke langit, layangan miliknya tengah menari diatas langit yg terik. Peluh bercucuran dri keningnya.
Teri melirik anton. Ia jg dengan gesit menarik-ulur benang layangannya. Menerbangkannya tinggi-tinggi menyaingi lawan disampingnya.
Saling mendelik. Mereka tengah bertarung. Membuang wajah dr lawan, melemparnya jauh menatap layangan masing-masing dilangit.
Mentari kian terik membakar ubun-ubur kedua bocah itu. Tetapi diabaikan, tetap mendongak menentang siang yg terik ini.
Anton tak bs ambik diam. Teri terus mengejarnya dlm ketinggian layangan miliknya. Teri ikut mendelik kearah anton. Kali ini teman bukan lagi 'kawan' melaikan 'lawan'. Mrk hrs tau saat'' membedakan kedua hal tersebut.
Teri menyalip benang lawannya, berusaha menggeseknya dgn benang layangan miliknya. Hanya dua pilihan yg akan terjadi, pertama, jika takdir berpihak padanya, maka ia bs memutuskan benang lawan. Dan yg terburuknya, jika benang layangan miliknya yg malah tergesek akibat ia menggesekkan benang miliknya pd benang lawan main untuk memutuskan benang tersebut, dan itu bs berakibat fatal menurutnya jika malah yg terjadi adalah benang layangan miliknyalah yg terputus. Tentu ia tak mau itu terjadi. Tp jika ia tak mengambil keputusan itu ia akan kalah menyaingi teri, lawan saingnya.
Anton berhasil menyalip benang layangan milik teri, tapi untuk menggesekkannya ia hrs pandai'' menjaga posisi agar benangnya tdk ikut terputus krn menggesekkan pd benang teri.
Teri yg merasa terancam dgn posisi layangannya , hendak mengambil sikap. Ia bs saja menghindari serangan, melepaskan kaitan benang antara mereka berdua. Tapi ia merasa tertantang. Tak apalah jika seandainya benang miliknyalah yg justru terputus, setidaknya ia sdh mencoba mengalahkan lawan. Menghindar justru menurunkan harga diri miliknya.
Merasa tertantang. Teri ikut menggesekkan benang layangan milik anton. Jauh disampingnya, anton jg tengah berusaha mengesekkan benang layangan milik teri. Kedua belah pihak yg saling menggesekkan benang lawan mainnya. Dgn pergesekkan kedua belah pihak akan mempercepat putusnya salah satu benang diantara mrk.
Suasana kian memanas bersamaan dgn kian teriknya langit siang ini. Matahari tepat diatas kepala mrk. Peluh sebesar biji jagung bercucuran semakin deras dri kening mereka, jatuh didagu lalu menetes membasahi kaos polos yg dikenakan.
Anton mengusap peluh dipipi dgn bajunya. Tinggal sedikit lagi untuk melihat pemenang persaingan ini.
Teri mlah tersenyum, ia sangat yakin ialah yg akan memenangkan persaingan ini.
Langit masi saja dengan teriknya yg menyengat. Slah satu benang itu tinggal sedikit saja akan terputus. Tapi angin yg tiba'' bertiup mengganggu persaingan kedua lawan ini. Anton dan teri tetap mengokohkan posisi layangan. Terus saja menggesekkannya.
Hanya hitungan detik kejadian itu terjadi. Tepat ketika angin bertiup begitu sepoinya benang itu terjatuh.
Lunglai keatas tanah. Benang milik siapa yg terputus? Milik mrk berdualah yg terputus. Dua-duanya. Terputus begitu sj secara bersamaan.
Tapi sebelum kedua layangan itu terjatuh disekitar tanah yg dipijak kedua bocah ini, kedua layangan itu terbang ikut tertiup angin barusan. Seperti botol yg terbawa arus ombak. Terbawa begitu saja.
Anton dan teri saling lirik, sedetik kemudian berlari bersma mengejar layangan. Terik yg panas tak dirasa lagi. Angin yg mrk terjang selagi berlari ini membuat kering kaos yg dikenakan.
Mereka meneriaki layangan yg hilir terbang kesana kemari, seakan'' layangan itu bs mendengar dn patuh terdiam.
Jika slh satu dr mrk berhenti beristirahat krn letih, slh satu dri mrk pun menarik lengannya memaksa tmnnya itu tetap berlari. Kini bukan lagi menjadi lawan, melainkan kawan. Senyuman menghiasi kedua bocah itu. Berpegang erat tangan, berlari bersama.
Layangan membawa mereka pada lapang rumput yg luas. Dgn mengangkat tinggi'' layangan masing'' wjah mrk terlihat berseri. Duduk diantar rerumputan yg mengelilingi. Tidur telentang begitu saja diatas tanah dibawah langit.
Dgn berhiaskan langit juga burung'' terbang yg bergerombolan membuat kejadian kecil ini smakin mengesankan.
Smbil telentang mrk sling lirik, tertawa. Waktu konyol sperti inilah yg mereka senangi. Selagi masih bersama, mrk akan melakukan hal''konyol ini lagi dan lagi. lakukanlah petualangan bersama temanmu, karna petualangan bersama teman adalah kebebasan yg mnyenangkan-///
JELAJAH ILMU
SIT DARUL ABIDIN-DEPOK "Dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan amal akan mendapat ridha-Nya, dan dengan seni hidup menjadi indah"
Selasa, 15 Mei 2018
Minggu, 31 Juli 2016
Kamis, 14 Juni 2012
Sumber Daya Alam (SDA) (Materi PLH Kelas 8)
Sumber Daya Alam (SDA)
Sinonimnya : Kekayaan alam, yaitu segala sesuatu yang diperoleh dari lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.
Klasifikasi SDA
A. Berdasarkan pemanfaatannya
Sinonimnya : Kekayaan alam, yaitu segala sesuatu yang diperoleh dari lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.
Klasifikasi SDA
A. Berdasarkan pemanfaatannya
- SDA yang bisa dimanfaatkan langsung, seperti
Sumber Daya Alam (SDA) = Kekayaan Alam
A. Definisi SDA
Pengertian secara bebas, SDA adalah sinonim dari "KEKAYAAN ALAM", yaitu segala sesuatu yang kita ambil dari alam untuk keperluan hidup kita sehari-hari. Lengkapnya adalah SDA ,yaitu segala sesuatu yang diperoleh dari lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan umat manusia. Sumbangan bumi berupa benda hidup (tumbuhan dan hewan) atau benda mati (bahan tambang dan non- tambang) yang bisa dieksploitasi oleh manusia sebagai sumber makanan (nabati dan hewani), bahan mentah, dan sumber energi.
B. Klasifikasi SDA
Pengertian secara bebas, SDA adalah sinonim dari "KEKAYAAN ALAM", yaitu segala sesuatu yang kita ambil dari alam untuk keperluan hidup kita sehari-hari. Lengkapnya adalah SDA ,yaitu segala sesuatu yang diperoleh dari lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan umat manusia. Sumbangan bumi berupa benda hidup (tumbuhan dan hewan) atau benda mati (bahan tambang dan non- tambang) yang bisa dieksploitasi oleh manusia sebagai sumber makanan (nabati dan hewani), bahan mentah, dan sumber energi.
B. Klasifikasi SDA
- Berdasarkan Pemanfaatannya
- SDA yang bisa dimanfaatkan langsung, seperti air diambil dari sungai atau danau, makanan dari tanaman, dan udara segar.
- SDA yang tidak bisa langsung dimanfaatkan secara langsung, perlu diolah lebih lanjut, atau memerlukan teknologi untuk produksi dan ekstraksi sebelum dapat digunakan manusia. Contohnya minyak bumi, besi, air tanah.
Kamis, 19 April 2012
Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingnukang (PBBL)(Materi Riset Kelas 7)
A. Definisi PBBL
Pembangunan Berkelanjutan adalah pembangunan untuk memenuhi keperluan hidup manusia masa kini dengan tanpa mengabaikan keperluan hidup generasi mendatang. Sedangngkan pembangunan berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelolah sumber daya secara bijaksana untuk pembangunan yang berkesinambungan guna meningkatkan mutu hidup mansia.
Kendala pertumbuhan ekonomi bukanlah keterbatasan SDA, melalinkan terbatasnya kemampuan lingkungan hidupnsebagai rosot (singk). Rosot ialah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat pencemar dan meniadakan daya rusak limbah pada fungsihnekologi lingkungan hidup. Dengan demikian jika kita memelihara lingkungan hidup berarti kita memelihara keberlanjutan pembangunan.
Pembangunan Berkelanjutan adalah pembangunan untuk memenuhi keperluan hidup manusia masa kini dengan tanpa mengabaikan keperluan hidup generasi mendatang. Sedangngkan pembangunan berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelolah sumber daya secara bijaksana untuk pembangunan yang berkesinambungan guna meningkatkan mutu hidup mansia.
Kendala pertumbuhan ekonomi bukanlah keterbatasan SDA, melalinkan terbatasnya kemampuan lingkungan hidupnsebagai rosot (singk). Rosot ialah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat pencemar dan meniadakan daya rusak limbah pada fungsihnekologi lingkungan hidup. Dengan demikian jika kita memelihara lingkungan hidup berarti kita memelihara keberlanjutan pembangunan.
Rabu, 18 April 2012
Sumber Daya Alam (SDA) = Kekayaan Alam (MATERI RISET KELAS 8)
A. Definisi SDA
Pengertian secara bebas, SDA adalah sinonim dari "KEKAYAAN ALAM", yaitu segala sesuatu yang kita ambil dari alam untuk keperluan hidup kita sehari-hari. Lengkapnya adalah SDA ,yaitu segala sesuatu yang diperoleh dari lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan umat manusia. Sumbangan bumi berupa benda hidup (tumbuhan dan hewan) atau benda mati (bahan tambang dan non- tambang) yang bisa dieksploitasi oleh manusia sebagai sumber makanan (nabati dan hewani), bahan mentah, dan sumber energi.
B. Klasifikasi SDA
- Berdasarkan Pemanfaatannya
- SDA yang bisa dimanfaatkan langsung, seperti air diambil dari sungai atau danau, makanan dari tanaman, dan udara segar.
- SDA yang tidak bisa langsung dimanfaatkan secara langsung, perlu diolah lebih lanjut, atau memerlukan teknologi untuk produksi dan ekstraksi sebelum dapat digunakan manusia. Contohnya minyak bumi, besi, air tanah.
Senin, 20 Februari 2012
Tata Cara Pemusnahan Sampah (PLH kelas 7)
Beberapa alternatif pemusnahan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) antara lain :
- Penumpukan. Metode ini sebenarnya sampah tidak dimusnahkan secara langsung, namun di tumpuk dan dibiarkan membusuk menjadi bahan organik. Kelebihan metode ini murah dan sederhana, tetapi kekurangannya menimbulkan pencemaran (polusi) tanah, air, dan udara serta sumber penyakit dan sarang nyamuk/tikus.
- Incineration (pembakaran). Metode ini hanya untuk sampah yang mudah dibakar habis. Diusahakan jauh dari pemukiman penduduk untuk menghindari asap, bau, dan kebakaran.
- Sanitary Landfill. Metode ini hampir sama dengan penumpukan, tetapi cekungan yang telah penuh teisi sampah ditutupi tanah, namun cara ini memerlukan areal khusus yang sangat luas, masalah dengan keterbatasan kapasitas, tempat yang cocok dan aman, biaya, dan sebagainya.
- Pengkomposan. Cara ini merupakan cara sederhana dan dapat menghasilkan pupuk yang mempunyai nilai ekonomis. Pengomposan dipandang sebagai alternatif terbaik dengan pertimbangan sebagai berikut: Biaya investasi relatif lebih murah, pengoperasiannya dapat digabung dengan operasional wastewater, penjualan produk kompos dapat mengurangi biaya operasional, dan lebih alami sesuai ekosistem.
Dalam pengelolahan sampah di kenal dengan istilah 4 R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, dan Recover.
- Reduce, artinya mengurangi atau menurunkan jumlah sampah. Biasakan dalam menggunakan barang tidak menyisahkan sampah, sebagai contoh : jika membuat baju sesuai ukuran badan dan tidak menyisakan banyak bahan.
- Reuse, artinya menggunakan kembali sampah yang ada. Contoh : kita gunakan kembali plastik kresek dari supermarket untuk pembungkus, gunakan kertas bekas yang lembar belakangnya masih kosong untuk menulis/membuat karya.
- Recycle, artinya mengembalikan barang-barang bekas seperti botol-botol/kaleng-kaleng untuk didaurulang menjadi barang yang berguna kembali, mendaur ulang kertas, dll.
- Recover/replace, artinya memperbaiki/mengganti barang-barang yang rusak menjadi terpakai lagi seperti : mengganti kulit sofa yang rusak dengan yang baru, menjahit celana yang robek,dll.
Selasa, 11 Oktober 2011
PENANGANAN KORBAN BENCANA ALAM
- KORBAN (Para penderita bencana)
- Pakaian, selimut, pembalut bagi wanita dan anak-anak
- Pangan/makanan matang, bahan makanan
- Tempat tinggal sementara (tenda darurat, barak)
- Dana untuk merenovasi tempat tinggal, pendidikan, dan usaha/mata pencahrian
- PEMERINTAH (PMI, Depsos, Depkes, Depdagri)
- Suplay makanan (baik matang, maupun bahan mentah)
- Mengirim tim medis (dokter, perawat, psikolog) dan obat-obatan serta peralatan medis
- Mengirim tim SAR
- Dana perbaikan infra struktur/sarana dan prasarana umum (jalan, jembatan, air bersih, toilet umum, tempat ibadah, dll)
- LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat)/ORMAS(Organisasi Massa)
- Mendirikan dapur umum
- Posko kesehatan
- Penyediaan air bersih dan WC umum
- Obat-obatan dan peralatan medis, serta tim medis
- PARPOL(Partai Politik)
- Posko kesehatan
- Penyediaan sembako
- Obat-obatan dan tim medis
Langganan:
Postingan (Atom)