Kamis, 19 April 2012

Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingnukang (PBBL)(Materi Riset Kelas 7)

A. Definisi PBBL
Pembangunan Berkelanjutan adalah pembangunan untuk memenuhi keperluan hidup manusia masa kini dengan tanpa mengabaikan keperluan hidup generasi mendatang. Sedangngkan pembangunan berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelolah sumber daya secara bijaksana untuk pembangunan yang berkesinambungan guna meningkatkan mutu hidup mansia.

Kendala pertumbuhan ekonomi bukanlah keterbatasan SDA, melalinkan terbatasnya kemampuan lingkungan hidupnsebagai rosot (singk). Rosot ialah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat pencemar dan meniadakan daya rusak limbah pada fungsihnekologi lingkungan hidup. Dengan demikian jika kita memelihara lingkungan hidup berarti kita memelihara keberlanjutan pembangunan.



Pembangunan Berkelanjutan sebagai interaksi antara 3 sistem, yaitu :

  1. Sistem biologis dan sumber daya, yaitu terpenuhinya sandang, pangan, dan papan dari SDA yang ada dimaksimalkan baik dari makhluk hidup (tumbuhan dan hewan)
  2. Sistem ekonomi, yaitu bagaimana manusia meningkatkan kemakmuran hidupnya dan lebih sejahtera
  3. Sistem Sosial, yaitu terciptanya lapangan kerja yang banyak, menurunnya angka pengangguran, aman, dan sejahtera
B. Tujuan PBBL

Ciri PBBL, setiap kegiatan PBBL terdapat ciri-ciri sebagai berikut :
  • aspek ekonomi berimbang dan saling melengkapai dengan aspek ekologi. Aspek ekonomi yaitu bagaimana hidup kita semakin sejahtera dan bahagia dengan memanfaatkan SDA sebaik-baiknya untuk kemakmuran hidup manusia. Aspek ekologi yaitu ilmu tentang hubungan harmonis anatar manusia dengan makhluk hidup yang lain (tumbuhan dan hewan) dan lingkungan sekitarnya..
  • Pembangunan ekonomi menyokong/memperkuat/mendukung pembangunan sosial, begitu pula sebaliknya
  • Manfaat produktif ekosistem dioptimalkan bersama manfaat/fungsi pengatur, pemelihara, pemurni, dan informasi
  • Dampak lingkungan diantisipasi sejak dini, misal Hutan dapat men cegah banjir, sebagai paru-paru dunia dan cadangan air.
  • modal alam dapat dijadikan modal buatan, begitu pula sebaliknya. Contoh : SDA air dapat dijadikan modal perikan air deras, PLTA, arum jeram, transportasi,dll.
Strategi PBBL
  • Kembangkitan pertumbuhan ekonomi untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi penggangguran, dll.
  • pengubahan kualitas pertumbuhan dalam hal : pembangunan berbasis padat karya (menyerap tenaga kerja yang banyak), pemerataan pendapatan, pelestarian modal ekonomi, dan ketahanan  terhadap krisis ekonomi.
  • Pemenuhan kebutuhan dasar manusia (sandang, pangan, papan)
  • Penduduk berkelanjutan
  • SDA berkelanjutan
  • Reorientasi IPTEK dan pengendalian resiko terhadap lingkungan hidup, SDA, dan SDM
  • Pertimbangan ekonomi dan ekologi dalam proses pengambilan keputusan. 
Berikut ini beberapa contoh aplikasi konsep PBBL dalam kehidupan sehari-hari ;
  1. Menata halaman rumah sesuai dengan kaidah-kaidah penataan ruang terbuka hijau (RTH)
  2. Mengelolah sampah dengan benar
  3. Menghemat sumber daya air, listrik, BBM, kertas, dan SDA lainnya sehingga pola hidupnya sederhana dan tidak boros
  4. Lebih menyukai barang-barang yang biodegradable 9dapat terurai) dan menerapkan program 4 R (reduce, reuse, recycle, dan recovery/replace0
  5. Internalisasi diri bahwa kita merupakan bagian dari lingkungan , hingga sanggup berkorban dalam upaya penyelamatan lingkungan.

Tidak ada komentar: