Selasa, 15 Mei 2018

Anton menarik-ulur benang layangannya dgn handal, gesit sekali ia melakukannya. Ia mendongak ke langit, layangan miliknya tengah menari diatas langit yg terik. Peluh bercucuran dri keningnya.

Teri melirik anton. Ia jg dengan gesit menarik-ulur benang layangannya. Menerbangkannya tinggi-tinggi menyaingi lawan disampingnya.

Saling mendelik. Mereka tengah bertarung. Membuang wajah dr lawan, melemparnya jauh menatap layangan masing-masing dilangit.

Mentari kian terik membakar ubun-ubur kedua bocah itu. Tetapi diabaikan, tetap mendongak menentang siang yg terik ini.

Anton tak bs ambik diam. Teri terus mengejarnya dlm ketinggian layangan miliknya. Teri ikut mendelik kearah anton. Kali ini teman bukan lagi 'kawan' melaikan 'lawan'. Mrk hrs tau saat'' membedakan kedua hal tersebut.

Teri menyalip benang lawannya, berusaha menggeseknya dgn benang layangan miliknya. Hanya dua pilihan yg akan terjadi, pertama, jika takdir berpihak padanya, maka ia bs memutuskan benang lawan. Dan yg terburuknya, jika benang layangan miliknya yg malah tergesek akibat ia menggesekkan benang miliknya pd benang lawan main untuk memutuskan benang tersebut, dan itu bs berakibat fatal menurutnya jika malah yg terjadi adalah benang layangan miliknyalah yg terputus. Tentu ia tak mau itu terjadi. Tp jika ia tak mengambil keputusan itu ia akan kalah menyaingi teri, lawan saingnya.

Anton berhasil menyalip benang layangan milik teri, tapi untuk menggesekkannya ia hrs pandai'' menjaga posisi agar     benangnya tdk ikut terputus krn menggesekkan pd benang teri.

Teri yg merasa terancam dgn posisi layangannya , hendak mengambil sikap. Ia bs saja menghindari serangan, melepaskan kaitan benang antara mereka berdua. Tapi ia merasa tertantang. Tak apalah jika seandainya benang miliknyalah yg justru terputus, setidaknya ia sdh mencoba mengalahkan lawan. Menghindar justru menurunkan harga diri miliknya.

Merasa tertantang. Teri ikut menggesekkan benang layangan milik anton. Jauh disampingnya, anton jg tengah berusaha mengesekkan benang layangan milik teri. Kedua belah pihak yg saling menggesekkan benang lawan mainnya. Dgn pergesekkan kedua belah pihak akan mempercepat putusnya salah satu benang diantara mrk.

Suasana kian memanas bersamaan dgn kian teriknya langit siang ini. Matahari tepat diatas kepala mrk. Peluh sebesar biji jagung bercucuran semakin deras dri kening mereka, jatuh didagu lalu menetes membasahi kaos polos yg dikenakan.

Anton mengusap peluh dipipi dgn bajunya. Tinggal sedikit lagi untuk melihat pemenang persaingan ini.

Teri mlah tersenyum, ia sangat yakin ialah yg akan memenangkan persaingan ini.

Langit masi saja dengan teriknya yg menyengat. Slah satu benang itu tinggal sedikit saja akan terputus. Tapi angin yg tiba'' bertiup mengganggu persaingan kedua lawan ini. Anton dan teri tetap mengokohkan posisi layangan. Terus saja menggesekkannya.

Hanya hitungan detik kejadian itu terjadi. Tepat ketika angin bertiup begitu sepoinya benang itu terjatuh.

Lunglai keatas tanah. Benang milik siapa yg terputus? Milik mrk berdualah yg terputus. Dua-duanya. Terputus begitu sj secara bersamaan.

Tapi sebelum kedua layangan itu terjatuh disekitar tanah yg dipijak kedua bocah ini, kedua layangan itu terbang ikut tertiup angin barusan. Seperti botol yg terbawa arus ombak. Terbawa begitu saja.

Anton dan teri saling lirik, sedetik kemudian berlari bersma mengejar layangan. Terik yg panas tak dirasa lagi. Angin yg mrk terjang selagi berlari ini membuat kering kaos yg dikenakan.

Mereka meneriaki layangan yg hilir terbang kesana kemari, seakan'' layangan itu bs mendengar dn patuh terdiam.

Jika slh satu dr mrk berhenti beristirahat krn letih, slh satu dri mrk pun menarik lengannya memaksa tmnnya itu tetap berlari. Kini bukan lagi menjadi lawan, melainkan kawan. Senyuman menghiasi kedua bocah itu. Berpegang erat tangan, berlari bersama.

Layangan membawa mereka pada lapang rumput yg luas. Dgn mengangkat tinggi'' layangan masing'' wjah mrk terlihat berseri. Duduk diantar rerumputan yg mengelilingi. Tidur telentang begitu saja diatas tanah dibawah langit.

Dgn berhiaskan langit juga burung'' terbang yg bergerombolan  membuat kejadian kecil ini smakin mengesankan.

Smbil telentang mrk sling lirik, tertawa. Waktu konyol sperti inilah yg mereka senangi. Selagi masih bersama, mrk akan melakukan hal''konyol ini lagi dan lagi. lakukanlah petualangan bersama temanmu, karna petualangan bersama teman adalah kebebasan yg mnyenangkan-///